Rabu, 24 April 2019

Talkshow tentang Self Love bersama Duraskin


Sebagai seorang ibu dengan lima orang anak, apalagi yang bungsu masih bayi, rasanya kadang sulit bahkan terkesan egois untuk memikirkan tentang diri sendiri. Padahal self love adalah sesuatu yang seharusnya kita miliki, namun cenderung sulit untuk mengakui apalagi membangunnya. Kenapa? Karena banyak dari kita para wanita, tumbuh dengan berbagai kritikan dari anggota keluarga dan lingkungan terdekat.


Kebetulan sekali Duraskin mengadakan talkshow dengan tema ini. Dalam kesempatan tersebut disampaikan tentang kenapa banyak orang sulit untuk mencintai dirinya sendiri. Banyak dari kita yang tumbuh dengan lebih banyak kritikan daripada pujian. Bener kan? Pasti ada yang pernah dong mendengar kalimat ini ditujukan pada diri kita: ‘Duh, kamu kok gendutan, sih? Diet dong!’, ‘Kamu iteman, deh.’, ‘Gigi kamu kok nggak rapih?’, dan seterusnya, dan seterusnya .. KZL banget, nggak, sih ?

Bayangin jika kalimat-kalimat di atas sering kita dengar dan terus berulang, apalagi dalam jangka waktu yang lama, pasti akan tertanam di benak kita. Terutama jika yang menyampaikan hal tersebut adalah ibu, atau orang yang dituakan dalam keluarga. Kita akan merasa selalu kurang ini dan itu, dan tidak berharga. Kita cenderung akan menyimpan kritikan itu daripada pujian yang datang dari orang lain.

Wajar saja jika kadang kita merasa kurang berharga. Tanpa adanya rasa harga diri yang baik, hal ini akan memengaruhi interaksi sosial kita.Dalam hubungan percintaan, seseorang dengan harga diri yang rendah akan cenderung mencintai lebih banyak. Mereka mencintai orang lain jauh lebih baik daripada mencintai diri sendiri. Sehingga mereka cenderung mengabaikan rasa sakit dari toxic relationship.

Dalam hubungan pertemanan, orang-orang seperti ini cenderung akan menjadi seseorang yang super duper baik. Dalam beberapa kasus, mereka akan menjadi orang yang selalu ada untuk siapapun yang membutuhkan bantuan mereka. Bahkan mereka tidak keberatan untuk mengorbankan kepentingan mereka sendiri.

Dalam hal pekerjaan, rendahnya harga diri akan membuat seseorang merasa insecure dengan pekerjaannya. Merasa tidak bisa melakukan sesuatu dengan maksimal, banyak mengeluh, dan cenderung menjadi toxic di tim kerjanya karena perasaan insecure itu justru membuat tim mereka tidak nyaman.

Rendahnya self love sangat berpengaruh dalam setiap relasi seseorang dalam segala aspek. Dan jika dibiarkan, hal ini bisa menjadi semakin parah dan menimbulkan depresi.

Menumbuhkan self love, bisa dimulai dengan kesadaran tentang kelebihan dan kekurangan diri. Jangan malu untuk membuat list kelebihan diri sendiri, sedetail mungkin. Tuliskan semua hal baik tentang diri sendiri, dan berterima kasihlah kepada diri sendiri untuk semua kelebihan itu.

Sedangkan untuk kekurangan, hal ini juga perlu disadari. Apakah kekurangan ini bisa diperbaiki? Atau harus diterima? Jika kekurangan tersebut adalah hal yang memang sudah ada sejak lahir, maka kita harus menerimanya dan dikompensasi dengan kelebihan lain yang membuat kita percaya diri. Jika kekurangan tersebut bisa diubah, dan dengan mengubahnya bisa menumbuhkan rasa percaya diri, maka lakukan perubahan. Lakukan dengan sungguh-sungguh hingga kita mendapatkan hasil yang diinginkan.

Bagaimana jika tidak bisa berdamai dengan kekurangan diri? Pergilah ke professional. Minta pertolongan. Tidak semua orang yang pergi ke psikolog/psikiater adalah orang gila. Setiap manusia memiliki masalah masing-masing yang mungkin hanya bisa diperbaiki dengan berkonsultasi dengan professional yang memiliki ilmu di bidangnya.

Minimnya self love tidak bisa disepelekan karena hal ini berdampak besar baik untuk jangka pendek maupun jangka Panjang. Dengan tumbuhnya self love, maka kita akan menjadi seseorang yang lebih bahagia. Lebih menghargai diri sendiri. Hal ini akan mempengaruhi keputusan-keputusan yang diambil dalam hidup. Hal ini juga membuat orang lain melihat kita sebagai sosok yang lebih menarik, baik untuk didekati maupun menjadi teman.

Self love akan memberikan keajaiban dalam hidup kita. Membawa dampak yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya dalam hidup kita. Dengan berpikir positif tentang diri sendiri, maka energi kita menjadi positif, dan kita akan menarik hal-hal positif dalam hidup ini.



Dalam perbincangan bersama Henny Wirawan dan Ladrina Bagan  dari Duraskin sangat terlihat bahwa Duraskin juga ingin mendukung rasa percaya diri dan self love perempuan lewat hal-hal yang sederhana namun penting, salah satunya dengan membuat kulit perempuan Indonesia menjadi lebih bersih dan segar. Dengan begitu, perempuan akan merasa nyaman dengan dirinya.

Jika perempuan tidak menyukai keadaan dirinya, ada dua hal yang bisa dilakukan: menerima dengan sadar, atau mengubahnya menjadi lebih baik. Jika merasa badan gemuk mengurangi rasa pede, maka ada dua pilihan untuk merasa lebih baik dengan hal ini; menonjolkan kelebihan diri yang lain sehingga perkara badan gendut ini tidak lagi penting, atau berusaha untuk mengubah bentuk tubuh sehingga dia menyukai apa yang dia lihat di cermin. Merutuki keadaan tubuh dan menjadikannya alasan untuk minder, sama sekali tidak masuk ke dalam pilihan.

Hal ini berlaku untuk ‘kekurangan-kekurangan’ lain yang dirasakan. Duraskin menyadari permasalahan ini sejak lama. Maka dari itu, semangat untuk membantu para perempuan untuk merasa lebih baik atas dirinya menjadikan Duraskin tegak berdiri hingga saat ini. Dengan perawatan kulit yang tepat, kecantikan alami akan terpancar, tanpa perlu terlalu banyak polesan untuk menutup kekurangan.

Sehingga pada akhirnya, pilihan menggunakan makeup bukan lagi untuk menutupi kekurangan. Makeup merupakan pilihan karena memang suka dan nyaman menggunakan makeup, serta untuk menyalurkan hobi ‘melukis wajah’ sedemikian rupa. Namun pada saat tanpa makeup pun, seorang perempuan akan tetap nyaman dengan dirinya. Dalam keadaan apapun, dia akan merasa nyaman dan aman, karena memiliki pondasi yang kuat: kulit cerah terawat.

Kekurangan seorang perempuan mungkin terjadi di luar kuasanya. Namun seluruh kendali dalam menyikapi kekurangan itu dan memupuk rasa cinta pada diri sendiri, adalah miliknya.

Senangnya bisa mendapat pencerahan dari Duraskin serta para pembicaranya mengenai self love ini, jadi pengen 'me time' dehhhh.... ;p

*****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar